Senin, 01 Desember 2014

3 sikap orang Jepang yang wajib ditiru jika ingin SUKSES

Kemajuan bangsa Jepang memang sudah tidak diragukan lagi.
Jepang menjadi salah satu negara kiblat dalam hal kesuksesan
bisnis industri. Menariknya, keberhasilan tersebut dimiliki oleh
negara yang memiliki sumber daya alam yang terbatas. Namun
Jepang justru mampu mengubah keterbatasan tersebut
menjadi sebuah kekuatan yang justru mendukung kesuksesan
negaranya.
Sudah jadi rahasia umum jika rahasia terbaik untuk sukses
adalah dengan belajar dari orang atau bangsa yang sudah lebih
dulu sukses. Dan inilah 3 sikap orang Jepang yang wajib ditiru
jika ingin sukses:

1. Rajin Membaca
Tak sulit untuk menemukan pemandangan orang Jepang yang
tengah membaca dimanapun mereka berada. Membaca buku
memang merupakan cara terbaik untuk menambah informasi
dan pengetahuan yang akan berguna untuk membangun jalan
menggapai sukses. Jadi, jika ingin sukses, jangan malas
membaca. Jadikan membaca sebagai kebutuhan primer
kehidupan kalian.

2. Menerapkan prinsip Kaizen dan Hansei
Prinsip kaizen adalah ongoing and continous improvement , yang
bisa diartikan sebagai berkelanjutan dan peningkatan terus
menerus. Sementara untuk prinsip hansei adalah never ending
correction alias perbaikan tiada henti. Nah kedua prinsip ini
sudah menjadi nilai luhur yang mendarah daging dalam
kebudayaan dan iklim bisnis Jepang. Tak heran, dengan
penerapan kedua prinsip di atas industri Jepang bisa tumbuh
sukses dan jaya. Mereka selalu berusaha untuk terus
meningkatkan kualitas kehidupannya dan tentunya dibarengi
dengan perbaikan yang tidak pernah henti. Sebuah cara kerja
yang akan menjadikan sistem hidup menjadi luar biasa super.

3. Menjaga Nilai Budaya
Jepang adalah negara maju yang masih tetap berpegang teguh
pada nilai-nilai kearifan lokal mereka. Kalian bisa melihat
sendiri, Jepang tetap mampu memendarkan cahaya kearifan
lokalnya meski ditengah gegap gempita mereka sebagai sebuah
negara maju dengan kekuatan industri yang luar biasa.
Kebiasaan warga Jepang untuk tetap menjaga budayanya
patut ditiru. Lihatlah berbagai budaya khas Jepang yang selalu
eksis sampai sekarang, seperti budaya minum teh, dan banyak
lagi. Seandainya saja bangsa Indonesia tetap memegang teguh
nilai dan budaya luruh yang ada maka pasti bangsa ini bisa
sukses seperti yang dialami oleh bangsa Jepang.

Sudah siap untuk mengikuti sikap sukses ala orang Jepang?

Kamis, 27 November 2014

BAGIAN OTAK MANUSIA YANG MEMBUAT DUSTA

Selama ini, para ilmuwan tidak mengetahui di bagian otak mana pada manusia yang paling bertanggung jawab terhadap sebuah dusta atau kebohongan. Orang hanya tahu kalau dusta itu muncul dari sebuah ucapan, tapi tidak mengetahui kalau itu ada hubungannya dengan bagian tertentu dalam otak.
Setelah melakukan penelitian, akhirnya para ilmuwan menemukan sebuah kesimpulan. Bahwa, otak bagian depan yang terletak pada ubun-ubun itulah yang paling bertanggung jawab terhadap terjadinya DUSTA.
Kesimpulan ini, sebenarnya tergolong sangat telat jika dibandingkan dengan apa yang sudah diisyaratkan oleh Allah swt. dalam firman-Nya dalam Alquran. Bagian otak tersebut disebut Alquran dengan nama ‘nashiyah’atau ubun-ubun.
Yang mengagumkan adalah bahwa Al-Quran sejak berabad-abad yang lalu telah berbicara tentang fungsi ubun-ubun ini ketika membicarakan Abu Jahl:
Allah swt. berfirman dalam Surah Al-‘Alaq ayat 15 dan 16.
“Ketahuilah, sungguh jika Dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.
Al-Quran memberikan sifat “naashiyatin kaadzibah” (mendustakan lagi durhaka). Kenyataan seperti inilah yang ditemukan para ilmuwan pada masa sekarang ini dengan menggunakan pemindaian resonansi magnetik.
Maha Suci Allah Yang telah menyatakan fakta ini yang menunjukkan kemukjizatan Al-Quran yang baru ditemukan pada masa sekarang ini.

CR : www.faktaterselubung.com